~Membangun Mimpi
Adakah Anda punya mimpi?
Saya pernah ngobrol dengan seorang teman, waktu masih kecil ternyata kami sama-sama memimpikan untuk makan suatu buah, semangka. Karena kami bukan berlatar belakang ekonomi yang cukup berlebih dan kami tidak berani minta dibelikan orang tua. "mimpi" itu sampai kami bawa juga sampai mimpi di alam tidur makan buah semangka. 
~
Selain itu saya dulu juga bermimpi berlangganan majalah anak-anak bergambar penuh dengan cerita dan kisah-kisah (dulu tahunya majalah Bobo). Sampai saya dewasa, seingat saya satu kalipun saya belum pernah memiliki majalah itu, hanya pernah sekali-dua kali dapet baca dari teman.
~
Saya punya beberapa teman yang bermimpi melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah. beberapa dapat mengenyam dengan susah payah, beberapa harus masih bersabar atau bahkan memupusnya. 
~
Ada yang harus berhutang untuk bayar SPPnya, ada yang sudah banting tulang mencari biaya, namun terpaksa mengalah' menunda kuliah karena orang tuanya punya mimpi lain, naik haji.
~
Saya kenal juga beberapa teman guru honorer dengan honor yang sangat tidak memadai yang sudah bertahun-tahun mengajar-berjuang mencerdaskan anak bangsa, bermimpi suatu saat akan diangkat PNS. 
~
Nyatanya setelah sekian lama, tidak ada kabar kepastian. Akhirnya, karena tuntutan ekonomi yang makin mencekik, mereka mulai alih profesi atau nyambi atau kembali profesi semula: menjadi petani, makelar dan bahkan saya dengar dari teman saya ada yang lebih memilih menjadi tukang jual bakso ojek, bersepeda keliling kampung karena profesi ini secara ekonomi lebih "menjanjikan" daripada menjadi guru honorer (sungguh menyesakkan dada..)
~
Saya hanya ingin berkata bahwa banyak sekali teman, tetangga, saudara, orang di sekitar kita, yang bahkan bermimpi yang sederhana sekalipun sudah sangat susah. Bahkan banyak di antara mereka, untuk mimpi besok makan apa, sudah tidak terlintas, hidup tinggal dijalani..
~
Namun, menurut saya, bagaimanapun mimpi itu harus dijaga, karena itu seperti milestone, atau sebuah target/cita-cita. Mimpi juga menjadi doa kita yang entah suatu ketika mudah-mudahan akan dikabulkan.
~
Anyway, bicara mimpi, kalau saya sendiri tidak punya mimpi untuk suatu saat menjadi orang kaya, orang termasyhur atau mimpi menjadi pejabat tinggi. 
Satu mimpi besar saya, suatu saat punya keluarga bahagia..  
~
Ya, meski saya tahu, untuk membangun mimpi saja susah (sesederhana apapun mimpi itu), apalagi mewujudkannya. Just keep your dreams..
"Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu!" Kata Arai dalam tetralogi laskar Pelangi.
April 16, 2008 
~