~Selamat Siang..
Takut kena denda karena belum mengirimkan SPT (pajak) saya akhirnya bergegas ke kantor pos karena batas waktu pengiriman sudah mepet. Setelah dari kantor pos, saya sekalian ke bank di kompleks UGM untuk suatu keperluan (kalau nggak disempatkan sekalian kadang urusan semakin menumpuk). 
~
Baru masuk saya disambut satpam, "Selamat siang, ada yang bisa dibantu?", begitu sapanya. 
Awalnya saya anggap sebagai hal biasa, saya hanya tersenyum dan saya tanya seddikit keperluan saya. Pak satpam ini menjelaskan dengan singkat.
~
Saya harus antri untuk menemui CS. Lumayan lama. Saya duduk di dekat pak satpam tadi. 
Puluhan orang keluar masuk dengan berbagai keperluan. Saya jadi mengamati pak satpam ini dan orang-orang yang keluar masuk. Pak satpam menyapa semua orang dengan kalimat yang sama. 
~
Menariknya, setiap orang memberi tanggapan berbeda-beda. 
Ada yang langsung bertanya ini-itu, ada yang tersenyum sambil memberi isyarat kalau dia sudah biasa ke bank tersebut (menabung atau lainnya), ada pula yang melengos dan menganggap sepi sapaan satpam itu, dan banyak lagi. 
~
Intinya ada tanggapan orang dengan ramah juga, ada yang sebaliknya. 
Tapi pak satpam ini tetap ramah ke semua orang, meski ada sebagian orang dengan sikap yang kurang mengenakkan, hal itu tak memberi efek berarti baginya. 
~
Dia tetap menyapa ramah ke semua orang. Saya jadi berpikir, bagaimana sikap saya tadi ya.. 
Jangan jangan saya tidak memberikan keramahan yang cukup setimpal kepada pak satpam tadi (ataupun kepada orang-orang lain yang sudah bersikap demikian kepada saya). 
~
Ya, meski kita tahu kalau dia sudah dilatih untuk menghadapi konsumen seperti itu, bersikap demikian bukan hal mudah. 
Dan bukankah satpam juga manusia. Seperti kita...
April 1, 2008 
~